Showing posts with label Trik dan Tips. Show all posts
Showing posts with label Trik dan Tips. Show all posts

Monday, 1 October 2018

Udang Sulit Besar


Udang Sulit Besar dikarenakan Malnutrisi Tambak
Dunia perudangan di Indonesia sedang mengalami masalah. Keadaan itu disebabkan oleh over exploitasi dan tambak kesulitas untuk melakukan self purification, sehingga terjadi antitesa produksi dan berpengaruh terhadap biota yang hidup di atasnya.
Mekanisme malnutrisi adalah sebagai berikut :
1. Tambak selalu tergenang air.
2. Air tambak tercemar oleh limbah pabrik terus-menerus.
3. Kualitas air dan lingkungan menurun.
4. Nutrisi tanah terserap oleh limbah atau terjadi ikatan mineral tanah dengan bahan kimia terlarut dari pencemaran.
5. Mineral tanah tidak dapat diserap/digunakan fitoplankton sehingga tidak dapat tumbuh dan berkembang.
6. Zooplankton tidak mendapatkan makanan (berupa fitoplankton) sehingga juga tidak dapat berkembang, udang atau bandeng tidak mendapatkan pakan alami.
7. Udang atau bandeng pada umur muda tidak dapat berkembang dengan cepat.
Solusi permasalah di atas dengan teknik budidaya yang benar dengan penggunaan teknologi yang mendukung dan tepat guna. Secara teknis, tambak harus mengalami rehabilitasi setelah satu siklus berakhir. Pada masa itu dilakukan pengolahan tanah, pengapuran, pengeringan dan pemberian bahan-bahan untuk perbaikan kondisi tanah dan perlakuan pupuk TAMBAK ORGANIK NUSANTARA (TON) dosis 10 botol/ha (2,5 kg/ha) untuk tambak baru atau masih baik, dan 20 botol/ha( 5 kg/ha ) untuk tambak yang sudah rusak. Perlakuan TON tersebut dilakukan pada lahan tambak baik setelah siklus berakhir (di tanah) maupun selama siklus budidaya (di air) akan mencegah terjadinya malnutrisi tambak, sehingga kelangsungan budidaya baik udang maupun bandeng akan terjaga

Perikanan dan Peternakan sukses

Perikanan Peternakan sukses

 Bukti Nyata .......
meningkatkan hasil .......... !!

Wednesday, 19 March 2014

6 Tipe Pria Yang Tidak Cocok Jadi Suami Anda

(c) shutterstock
 Setiap wanita ingin menikah dengan pria yang tepat, yang bisa bersama-sama menjalani hidup dan saling menopang. Kita bisa jatuh cinta pada siapa saja tanpa rencana, tetapi Anda bisa mengendalikan rasa cinta itu agar tidak menikah dengan pria yang salah.
Dilansir Geniusbeauty.com, Pat Connor, penulis buku Whom Not to Marry menjelaskan bahwa pria-pria di bawah ini sebaiknya tidak Anda nikahi.
Anak Mami
Pria yang mencintai ibu dan keluarganya tentu bagus, tetapi pastikan bahwa pria itu bukan anak mami. Pria yang masuk kategori anak mami terlalu tergantung dengan ibunya, tidak bisa mengambil keputusan sendiri, membiarkan dirinya 'disetir' sang ibu dan kemungkinan besar tidak akan membela istrinya jika adu pendapat dengan sang ibu. Jika Anda ingin hidup mandiri dengan suami, sebisa mungkin hindari pria tipe ini.
Pria Yang Tidak Punya Teman
Ada yang salah pada pria yang tidak punya teman. Sebagai makhluk sosial, sangat penting kehadiran teman dalam hidup kita. Pria yang lebih sering menyendiri dan tidak punya teman untuk berbagi akan menjadi pertanyaan besar, apakah Anda mau hidup bersama orang yang tidak bisa bersosialisasi?
Yang Memperlakukan Wanita Dengan Buruk di Depan Umum
Hati-hati dengan pria yang memperlakukan Anda dengan kasar baik secara fisik maupun verbal di depan umum. Jika di depan orang lain dia berani menyakiti Anda, bagaimana jadinya jika Anda tinggal bersamanya?
Pria Yang Kasar Pada Pelayan
Ingin tahu apakah seorang pria punya temperamen tinggi atau tidak, lihat bagaimana dia memperlakukan orang yang 'lebih rendah' darinya. Lihat bagaimana dia memperlakukan pelayan restoran, bagaimana dia memperlakukan tukang parkir, pedagang kaki lima dan sebagainya. Pria yang punya kerendahan hati dan berwibawa akan memperlakukan semua manusia dengan baik, apapun statusnya. Pria seperti itu lebih bisa menghargai pasangannya.
Pria Tidak Bertanggung Jawab
Apa yang mau diharapkan dari pria yang tidak bisa bertanggung jawab. Jika dia tidak bisa bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, bagaimana dia bisa bertanggung jawab untuk Anda dan anak-anaknya kelak? Pria punya beban besar sebagai pemikul tanggung jawab keluarga, maka jika Anda mulai melihat bahwa si dia sulit bertanggung jawab, pikirkan lagi keinginan untuk menikah dengannya.
Pria Yang Tidak Punya Selera Humor
Anda beruntung jika memiliki pasangan yang memiliki selera humor dan senang mengajak Anda bercanda (walaupun mungkin sering garing). Saat menikah kelak, kehidupan tidak selalu serius. Penelitian membuktikan pasangan yang bisa bercanda dan tidak takut tertawa lebih awet dan bahagia ketimbang pasangan yang terlalu serius. Jadi jika pria yang Anda kenal tidak punya selera humor, ada baiknya melirik pria lain.

Wednesday, 12 March 2014

Sektor Pertanian Dan Peran Starategis

Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor ini merupakan sektor yang tidak mendapatkan perhatian secara serius dari pemerintah dalam pembangunan bangsa. Mulai dari proteksi, kredit hingga kebijakan lain tidak satu pun yang menguntungkan bagi sektor ini. Program-program pembangunan pertanian yang tidak terarah tujuannya bahkan semakin menjerumuskan sektor ini pada kehancuran. 

Meski demikian sektor ini merupakan sektor yang sangat banyak menampung luapan tenaga kerja dan sebagian besar penduduk kita tergantung padanya.
Perjalanan pembangunan pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal jika dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dan kontribusinya pada pendapatan nasional. Pembangunan pertanian di Indonesia dianggap penting dari keseluruhan pembangunan nasional. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa pembangunan pertanian di Indonesia mempunyai peranan penting, antara lain: potensi Sumber Daya Alam yang besar dan beragam, pangsa terhadap pendapatan nasional yang cukup besar, besarnya pangsa terhadap ekspor nasional, besarnya penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini, perannya dalam penyediaan pangan masyarakat dan menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Potensi pertanian Indonesia yang besar namun pada kenyataannya sampai saat ini sebagian besar dari petani kita masih banyak yang termasuk golongan miskin. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah pada masa lalu bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi juga terhadap sektor pertanian keseluruhan.
Pembangunan pertanian pada masa lalu mempunyai beberapa kelemahan, yakni hanya terfokus pada usaha tani, lemahnya dukungan kebijakan makro, serta pendekatannya yang sentralistik. Akibatnya usaha pertanian di Indonesia sampai saat ini masih banyak didominasi oleh usaha dengan: (a) skala kecil, (b) modal yang terbatas, (c) penggunaan teknologi yang masih sederhana, (d) sangat dipengaruhi oleh musim, (e) wilayah pasarnya lokal, (f) umumnya berusaha dengan tenaga kerja keluarga sehingga menyebabkan terjadinya involusi pertanian (pengangguran tersembunyi), (g) akses terhadap kredit, teknologi dan pasar sangat rendah, (h) pasar komoditi pertanian yang sifatnya mono/oligopsoni yang dikuasai oleh pedagang-pedagang besar sehingga terjadi eksploitasi harga yang merugikan petani. Selain itu, masih ditambah lagi dengan permasalahan-permasalahan yang menghambat pembangunan pertanian di Indonesia seperti pembaruan agraria (konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian) yang semakin tidak terkendali lagi, kurangnya penyediaan benih bermutu bagi petani, kelangkaan pupuk pada saat musim tanam datang, swasembada beras yang tidak meningkatkan kesejahteraan petani dan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Petani, menuntut pemerintah untuk dapat lebih serius lagi dalam upaya penyelesaian masalah pertanian di Indonesia demi terwujudnya pembangunan pertanian Indonesia yang lebih maju demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Pembangunan pertanian di masa yang akan datang tidak hanya dihadapkan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada, namun juga dihadapkan pula pada tantangan untuk menghadapi perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada era demokratisasi yakni tuntutan otonomi daerah dan pemberdayaan petani. Disamping itu, dihadapkan pula pada tantangan untuk mengantisipasi perubahan tatanan dunia yang mengarah pada globalisasi dunia. Oleh karena itu, pembangunan pertanian di Indonesia tidak saja dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi namun juga mampu mengembangkan pertumbuhan daerah serta pemberdayaan masyarakat. Ketiga tantangan tersebut menjadi sebuah kerja keras bagi kita semua apabila menginginkan pertanian kita dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi motor penggerak pembangunan bangsa. Di bawah ini terdapat beberapa rekomendasi, tawaran, saran, masukan dan juga tuntutan hasil dari pemikiran mahasiswa-mahasiswa pertanian Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (FKMPI) terkait strategi pembangunan pertanian di Indonesia, yaitu sebagai berikut:
  1. Optimalisasi program pertanian organik secara menyeluruh di Indonesia serta menuntut pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian yang produktif dan ramah lingkungan.
  2. Regulasi konversi lahan dengan ditetapkannya kawasan lahan abadi yang eksistensinya dilindungi oleh undang-undang.
  3. Penguatan sistem kelembagaan tani dan pendidikan kepada petani, berupa program insentif usaha tani, program perbankan pertanian, pengembangan pasar dan jaringan pemasaran yang berpihak kepada petani, serta pengembangan industrialisasi yang berbasis pertanian/pedesaan, dan mempermudah akses-akses terhadap sumber-sumber informasi IPTEK.
  4. Indonesia harus mampu keluar dari WTO dan segala bentuk perdagangan bebas dunia pada tahun 2014.
  5. Perbaikan infrastruktur pertanian dan peningkatan teknologi tepat guna yang berwawasan pada konteks kearifan lokal serta pemanfaatan secara maksimal hasil-hasil penelitian ilmuwan lokal.
  6. Mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.
  7. Peningkatan mutu dan kesejahteraan penyuluh pertanian.
  8. Membuat dan memberlakukan Undang-Undang perlindungan atas Hak Asasi Petani.
  9. Memposisikan pejabat dan petugas di setiap instansi maupun institusi pertanian dan perkebunan sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing.
  10. Mewujudkan segera reforma agraria.
  11. Perimbangan muatan informasi yang berkaitan dengan dunia pertanian serta penyusunan konsep jam tayang khusus untuk publikasi dunia pertanian di seluruh media massa yang ada.
  12. Bimbingan lanjutan bagi lulusan bidang pertanian yang terintegrasi melalui penumbuhan wirausahawan dalam bidang pertanian (inkubator bisnis) berupa pelatihan dan pemagangan (retoling) yang berorientasi life skill, entrepreneurial skill dan kemandirian berusaha, program pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda melalui kegiatan magang ke negara-negara dimana sektor pertaniannya telah berkembang maju, peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi pertanian, pengembangan program studi bidang pertanian yang mampu menarik generasi muda, serta program-program lain yang bertujuan untuk menggali potensi, minat, dan bakat generasi muda di bidang pertanian serta melahirkan generasi muda yang mempunyai sikap ilmiah, professional, kreatif, dan kepedulian sosial yang tinggi demi kemajuan pertanian Indonesia, seperti olimpiade pertanian, gerakan cinta pertanian pada anak, agriyouth camp, dan lain-lain.
  13. Membrantas mafia-mafia pertanian.
  14. Melibatkan mahasiswa dalam program pembangunan pertanian melalui pelaksanaan bimbingan massal pertanian, peningkatan daya saing mahasiswa dalam kewirausahaan serta dana pendampingan untuk program–program kemahasiswaan.
Banyak hal yang harus kita lakukan dalam mengembangkan pertanian pada masa yang akan datang. Kesejahteraan petani dan keluarganya merupakan tujuan utama yang menjadi prioritas dalam melakukan program apapun. Tentu hal itu tidak boleh hanya menguntungkan satu golongan saja namun diarahkan untuk mencapai pondasi yang kuat pada pembangunan nasional. Pembangunan adalah penciptaan sistem dan tata nilai yang lebih baik hingga terjadi keadilan dan tingkat kesejahteraan yang tinggi. Pembangunan pertanian harus mengantisipasi tantangan demokratisasi dan globalisasi untuk dapat menciptakan sistem yang adil. Selain itu harus diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, khususnya petani melalui pembangunan sistem pertanian dan usaha pertanian yang kuat dan mapan.

Friday, 7 March 2014

Kenali Sayuran dengan Kandungan Pestisida Tertinggi



BUAH dan sayuran semestinya memberi efek baik bagi tubuh. Tapi apa yang terjadi jika kudapan menyehatkan itu mengandung pestisida yang dapat merusak fungsi organ dalam tubuh?


Organisasi nirlaba Environmental Working Group (EWG) yang berpusat di Washington DC, Amerika Serikat, baru-baru ini merilis daftar buah dan sayuran yang paling banyak terpapar pestisida. Daftar ini termasuk dalam agenda 2012 Shoppers Guide yang dirilis Selasa (19/6) lalu.


Para kesehatan dari EWG Johanna Congleton memaparkan, dari keseluruhan buah dan sayur yang mereka uji di laboratorium, 68% tercatat mengandung pestisida. Kandungan pestisida bahkan tetap melekat setelah dicuci atau dikupas kulitnya.
Berbagai jenis pestisida yang digunakan terbukti berpotensi sebagai karsinogen atau dapat menyebabkan kanker, mengganggu produksi hormon endokrin, serta dapat mengganggu kemampuan belajar dan perkembangan anak.
Apa saja buah dan sayur yang diketahui memiliki banyak kandungan pestisida? Berikut ini daftar yang disusun EWG, seperti dikutip dari Huffington Post, Selasa.
1. Apel : dari keseluruhan buah apel yang diuji coba di laboratorium, 98 persennya mengandung pestisida.
2. Seledri : 96% mengandung pestisida.
3. Paprika : satu buah paprika mengandung 15 jenis pestisida. Secara keseluruhan, 88% paprika yang diteliti terbukti mengandung pestisida.
4. Buah persik (peach) : 85% mengandung pestisida dengan total 57 jenis bahan kimia.
5. Strawberry : satu buah strawberry mengandung sekurang-kurangnya 13 jenis pestisida.
6. Nectarine (sejenis buah persik) : buah nectarine tercatat memiliki kandungan pestisida paling berat dari buah dan sayuran lain daftar ini, walau persentase buah yang terpapar pestisida hanya berada di posisi nomor enam.
7. Anggur : mengandung 15 jenis pestisida dalam satu butirnya.
8. Bayam : dalam daftar EWG tahun lalu, bayam berada di posisi nomor lima, kini merosot ke posisi delapan. Namun bukan berarti bahaya kandungan pestisida di dalamnya sudah tidak perlu dikuatirkan lagi.
9. Selada : terdapat total 78 jenis pestisida yang berbeda dalam satu buah selada.
10. Mentimun : dari seluruh sampel mentimun, terdapat total 81 jenis pestisida.

Saturday, 1 March 2014

Ketahui Cara Menanam Bawang

Bawang merah merupakan salah satu jenis sayuran yang sudah lama dibudidayakan oleh petani. Dilihat dari segi ekonomi, bawang merah memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi.Bawang merah merupakan tanaman semusim yang berbentuk rumput, berbatang pendek dan berakar serabut. Daunnya panjang serta berongga seperti pipa. Pangkal daunnya dapat berubah fungsi seperti menjadi umbi lapis. Oleh karena itu, bawang merah disebut umbi lapis.

Tanaman bawang merah ini dapat ditanam dan tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter dpl. Walaupun demikian, untuk pertumbuhan optimal adalah pada ketinggian 0-450 meter dpl. Komoditas sayuran ini umumnya peka terhadap keadaan iklim yang buruk seperti curah hujan yang tinggi serta keadaan cuaca yang berkabut.
Sampai saat ini petani bawang merah di Sentra produksi bawang merah Di Brebes Jateng dan Nganjuk Jatim selalu menggunakan umbi bibit sebagai bahan tanaman, sehingga ongkos produksinya mahal. Bibit yang berasal dari umbi, daya hasilnya relatif tidak berubah dengan bergantinya waktu. Peningkatan daya hasil hanya bisa dilakukan melalui perbaikan kultur teknis, dan suatu ketika produksi bawang merah akan mengalami penurunan.


Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah selain perbaikan kultur teknis, petani perlu dikenalkan varietas unggul “TUK-TUK” yang dapat ditanam melalui biji. Ciri-ciri bawang merah ini antara lain bentuk umbi bulat, ukuran seperti bawang merah lokal Philipina, warna umbi merah muda sampai kecoklatan.
Bawang ini dapat ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, dengan suhu optimal 25 – 32 derajat celcius, tanah yang cocok adalah tanah yang aerasinya baik, subur, gembur, mempunyai bahan organik tinggi, sedang pH tanah berkisar 5,5-6,5.
Bawang merah dapat diperbanyak dengan dua cara, yaitu bahan tanam berupa biji botani dan umbi bibit. perbanyakan bawang merah dengan biji mempunyai prospek cerah karena memiliki beberapa keuntungan (kelebihan) antara lain : keperluan benih relatif sedikit ±10 kg/ha, mudah didistribusikan dan biaya transportasi relatif rendah, daya hasil tinggi serta sedikit mengandung wabah penyakit. Saat ini telah ada varietas baru bawang merah (TUK-TUK) dengan produktivitas tinggi dan dapat ditanam melalui biji serta harga benihnyapun terjangkau
a) Buat bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 40-50 cm, dan panjang menyesuaikan, jarak antar  bedengan 50 cm.

b) Campur tanah bedengan dengan pupuk kandang 2 kg/m2 dan kapur pertanian 150 gr/m2, SP 18 100 gr/m2, dan KCl 50 gr/m2.

c)  Taburi bedengan dengan sekam padi setebal 10 cm lalu dibakar dan selanjutnya dibiarkan selama 1 hari.

d) Ratakan bedengan, beri pupuk yang telah dipersiapkan kemudian aduk secara merata. Buat alur melintang dengan jarak 5-10 cm dan kedalaman 1 cm.

e) Taburkan biji bawang merah ke dalam alur sebanyak 150-200 biji/alur, kemudian tutup alur dengan tanah halus.

f) Kecambah akan muncul 5-10 hari setelah semai.

g) Bila musim hujan sebaiknya bedengan ditutup dengan sungkup plastik selama 3-4 minggu.karena bila tidak bibit yang disemai saat kena hujan akan rusak dan busuk.

Sunday, 23 February 2014

Manfaatkan Pot untuk Tanam Cabe

Cabai Gendol atau Cabai Gendot (Capsicum chinense) adalah salah satu spesies cabai dari Capsicum. Cabai ini berasal dari semenanjung Yucatan. Cabai ini sangat pedas bahkan melebihi pedas cabai rawit. Tingkat kepedasan cabai habareno mencapai 100.000-350.000 skala Scoville.

Di Indonesia Cabai jenis ini di jawa barat dinamakan Cabai Gendot atau Cabai Bendot sedang di jawa tengah dinamakan Cabai Gendol. Dinamakan cabai gendol karena bentuk cabai ini yang bengkak atau mengembung. Untuk penanaman di Pulau Jawa sendiri persebaran cabai ini sebatas perkebunan di sekitar bandung dan di sekitar dieng Jawa Tengah.

Penghasil cabai gendol yang terbesar di dunia adalah Meksiko, yang tumbuh di Yucatan, Campeche, dan Quintana Roo, meskipun ada perkebunan komersial di Belize, Kosta Rika, Texas dan California.

Di Indonesia sendiri banyak penggemarnya yang bercocok tanam jenis cabai ini untuk mencari kepuasan sendiri dalam mencari tingkat kepedasan yang tinggi.

Skala tingkat kepedasan cabai dihitung dengan menggunakan standar SHU (Scoville Heat Units). Makin tinggi SHU nya makin pedas lah cabainya. Berikut adalah 4 cabai yang tingkat kepedasannya tidak usah diragukan lagi


1. – 1,349,000 SHU Naga Viper chilli
2. – 1,176,182 SHU Infinity Chilli
3. – 1,067,286 SHU ChilliPepperPeter Naga
4. – 1,041,427 SHU Bhut Jolokia

Friday, 21 February 2014

Seputar Hama Tanaman

Kutu Phylloxera (Phylloxera vitifoliae), 
mengisap cairan akar dan daun. Gejala : didaun terbentuk bisul-bisul kecil dan akar membengkak seperti kutil, akibatnya tumbuh kerdil, layu dan buah sedikit. Pengendalian: pangkas tanaman terserang dan bakar, semprot Natural BVR atau PESTONA



- Tungau Merah (Tetranychus sp.), bercak-bercak kuning pada daun dan berubah hitam, akibatnya kerdil    dan buah berkurang. Pengendalian; semprot Natural BVR atau PESTONA

- Ulat kantong (Mahasena corbetti), memakan bagian atas permukaan daun, terjadi lubang-lubang kecil pada daun. Pengendalian ; Pangkas dan potong tanaman terserang berat dan dibakar lalu semprot dengan PESTONA + POC NASA

- Kumbang Daun (Apogonia destructor), memakan atau merusak daun, kemudian membuat lubang-lubang kecil pada permukaan daun. Pengendalian : pasang lampu perangkap dan musnahkan, semprot PESTONA.


- Ulat grayak (Spodoptera sp.), menyerang daun hingga rusak dan berlubang. Pengendalian; Semprot dengan Natural VITURA

- Ngengat buah anggur (Paralobesia viteana atau Grape Berry Moth), larva memakan bunga dan buah yang masih pentil dan tua sehingga buah tidak normal. Pengendalian; Buang buah rontok dan bakar, semprot PESTONA paling lambat 14 hari sebelum panen

Hama lain seperti rayap, tikus, burung, tupai dan kelelawar. Pengendalian : sanitasi kebun, bungkus buah, menghalau hama dan pasang perangkap


B. Penyakit
- Tepung Palsu (Downy mildew), jamur Plasmopora viticola, menyerang batang muda, sulur, tangkai buah dan butir buah. Pengendalian; kurangi kelembaban kebun (dipangkas), potong dan musnahkan tanaman terserang, pasang naungan, Natural GLIO+gula pasir.

- Cendawan Tepung (Powder mildew), jamur Uncinula necator, menyerang semua stadium pertumbuhan. Daun menggulung ke atas dan bentuk abnormal ditutupi tepung berwarna kelabu sampai agak gelap, batang sakit coklat. Pengendalian : semprot Natural GLIO+ gula pasir.

- Bercak Daun (Cercospora viticola dan Alternaria vitis), timbul bercak-bercak coklat dan bintik-bintik hitam sehingga tunas dan daun kering dan rontok. Pengendalian; Sanitasi kebun, mengurangi kelembaban kebun, potong dan musnahkan daun terserang, semprot dengan Natural GLIO

- Karat Daun, jamur Physopella ampelopsidis, terdapat tepung berwarna jingga pada sisi bawah daun dan pada sisi atas daun ada bercak-bercak hijau kekuningan dan seluruh permukaan tertutupi lapisan tepung sehingga daun kering dan rontok. Pengendalian : Pangkas daun sakit dan semprot dengan Natural GLIO + gula pasir

- Busuk Hitam (Black Rot), jamur Guignardia bidwelli, bercak-bercak kecil berwarna putih pada buah hampir matang dengan warna tepi coklat, kemudian busuk buah mengendap dan mengeriput hitam seperti “mummi”. Pengendalian : Pangkas bagian sakit, kurangi kelembaban, bungkus buah, Natural GLIO + gula pasir

- Kudis (Scab), Jamur Elsinoe ampelina, menyerang semua bagian tanaman. Bercak kelabu dengan tepi coklat kemerahan, kemudian daging buah mengeras dan berkudis. Pengendalian : Pangkas bagian yang sakit, sanitasi kebun, semprot Natural GLIO + gula pasir

- Busuk Kapang Kelabu (Gray Mould Rot), jamur Botrytis cinerea, berkembang pada saat buah anggur menjelang masak. Buah berwarna cokelat tua, keriput dan busuk. Pengendalian : Penanganan panen dan pasca panen yang baik, semprot Natural GLIO+gula pasir.

Thursday, 20 February 2014

Pupuk Organik

Indonesia adalah negara agraris yang kaya akan berbagai macam tumbuhan dan bahan pangan, khususnya padi. Diharapkan dengan adanya pupuk OBUKI dari PT. Mitra Agritech Sejahtera ini mampu membantu masyarakat agar semakin giat menggunakan bahan organik demi kesehatan dan kepedulian lingkungan bersama.

OBUKI adalah salah satu dari dua luncuran produk pupuk hayati yang menyediakan bahan alami bagi pertanian yang dikembangkan oleh PT. Mitra Agritech Sejahtera yang bertempat di Jakarta Pusat. Luncuran produk kedua dari PT. Mitra Agritech Sejahtera ini adalah MIZUSAKU. MIZUSAKU juga adalah pupuk yang mengandung bahan alami namun lebih berkonsentrasi kerja pada perikanan. Untuk pupuk OBUKI sendiri mengandung bahan bioaktif dan berkembang melalui penelitian lokal yang intensif. Perusahaan ini bekerja sama dengan Japan Agriculture Standart yang mana Japan Agriculture Standart mendatangkan biangnya dari Jepang kemudian dikembangkan sendiri oleh PT.Mitra Agritech Sejahtera dengan menambahkan beberapa bahan pendamping lainnya tentu saja



Beberapa waktu lalu seorang peneliti dikirim ke Desa Sumber kabupaten Magelang untuk melakukan reset terhadap pertanian disana, kurang lebih beliau mengadakan reset selama 19 hari tehitung sejak awal bulan Maret 2011 ini terhadap tanaman padi dan cabai. Sempat saya berbincang sedikit dengan beliau mengenai pupuk OBUKI ini. Panggilan akrabnya adalah Pak Endar, beliau berasal dari Kendal Jawa Tengah. Tugas pak Endar sangat mengasyikan menurut saya pribadi. Menjelajahi lokasi-lokasi baru dengan membawa pupuk OBUKI untuk kemudian diaplikasikan dilokasi yang disinggahinya adalah seperti wisata, misi, dan menambah pengetahuan dan tantangan baru bagi pekerjaannya.

Beliau menjelaskan kepada saya mengenai kendala-kendala yang kadang membuat pengiriman biang OBUKI dari Jepang terhambat yaitu pernah suatu ketika pengiriman itu ditahan cukup lama di Singapura dan di teliti ulang disana. Tidak hanya begitu saja persyaratannya, harus dengan mendapatkan keterangan perijinan ulang dan rekomendasi dari Jepang tentu saja, baru biang OBUKI dapat masuk ke Indonesia. Pupuk OBUKI ini masuk ke Indonesia pada tahun 2007, sampai pada tahun 2008 di uji terap Unsrat (Samratulangi), IPB, Deptan, baru pada tahun 2009 mendapatkan perijinan. Barulah pada tahun 2010 masuk ke lahan-lahan rakyat, yang pertama di Karawang, Cianjur, Cirebon, Indramayu, Cirebon, Brebes, Sibolga Sumatra Utara. Kemudian pada tahun 2011 masuk di Malang, Nganjuk, Sidoarjo, Magelang (Desa Sumber), dan setelah dari Desa Sumber ini Pak Endar berlanjut ke Flores, kurang lebih baru 1 minggu ini beliau ada di Flores. Tidak semua wilayah dikerjakan Pak Endar seorang diri, ya kurang lebih 50% nya dikerjakan pak Endar.

Pupuk OBUKI ini mengandung mikroba yang sangat fleksibel. Bila dalam satu lahan ada berjuta-juta mikroba OBUKI, yang mana bila dirasa peran mereka telah cukup, mikroba pintar ini bisa tertidur/ mikroba dorman (maaf jika salah penulisan). Jadi mikroba ini bisa mengontrol sendiri kapasitas kerjanya.

Manfaat campuran mikroba dan nutrisi tanaman yang terkandung dalam pupuk OBUKI ini yaitu selain bisa membantu mengembalikan atau memperbaiki kondisi tanah yg wadas/ keras menjadi lebih gembur dan subur, merevitalisasi kesehatan lingkungan tanah dan air, mempercepat laju produksi tanaman, komponen bioaktif seperti agem pertumbuhan tanaman, asam amino, dan beberapa jenis enzim juga turut meningkatkan tingkat produktivitas tanaman. Manfaat lain dari mikroba dan nutrisi tanaman ini seperti yang dijelaskan oleh Pak Endar yaitu juga bisa mengikat nitrogen bebas, mempercepat perkecambahan seperti mempercepat tunas, memperpanjang akar-akar tanaman, bisa menyimpan air tanaman agar tidak kekeringan, dan memaksimalkan kwalitas produksi tanaman.

Wednesday, 19 February 2014

Sistem Hidroponik



Berikut ini adalah kelebihan bercocok tanam dengan menggunakan sistem hidroponik:
Dapat dilakukan pada ruang / tempat yang terbatas dan higienis
Tanaman tumbuh lebih cepat dan penggunaan pupuk bisa lebih hemat
Lebih terjamin dan bebas dari serangga dan hawa penyakit
Produksi tanaman lebih tinggi dibanding dengan menggunakan media tanam tanah biasa
Efisien dalam teknis perawatan dan peralatan yang digunakan
Kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor





Adapun cara menanam hidroponik adalah sebagai berikut:

# Pembibitan
Sangat disarankan untuk menggunakan bibit hibrida supaya mutu buah/sayur yang dihasilkan cukup optomal

# Penyemaian
Penyemeaian sistem hidroponik bisa menggunakan bak dari kayu atau plastik. Bak tersebut berisi campuran pasir yang sudah diayak halus, sekam bakar, kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1. Semua bahan tersebut dicampur rata dan dimasukkan ke dalam bak dengan ketinggian sekitar 7cm. Masukkan biji tanaman dengan jarak 1x1,5 cm. Tutup tisue/karung/kain yang telah dibasahi supaya kondisi tetap lembab. Lakukan penyiraman hanya pada saat media tanam mulai kelihatan kering. Buka penutup setelah biji berubah menjadi kecambah. Pindahkan ke tempat penanaman yang lebih besar bila pada bibit telah tumbuh minimal 2 lembar daun.

# Persiapan media tanam
Syarat media tanam untuk hidroponik adalah mampu menyerap dan menghantarkan air, tidak mudah busuk, tidak mempengaruhi pH, steril, dll. Media tanam yang bisa digunakan dapat berupa gambut, sabut kelapa, sekam bakar, rockwool (serabut bebatuan). Kemudian isi kantung plastik, polibag, pot plastik, karung plastik, atau bantalan plastik dengan media tanam yang sudah disiapkan.


# Pembuatan green house
bercocok tanam secara hidroponik mutlak membutuhkan green house. Green house bisa dibuat dari rangka besi, rangka bambu, atau rangka kayu.
Green house ini bisa digunakan untuk menyimpan tanaman kita pada saat tahap persemaian ataupun pada saat sudah dipindah ke media tanam yang lebih besar.

# Pupuk
Karena media tanam pada sistem hidroponik hanya berfungsi sebagai pegangan akar dan perantara larutan nutrisi, untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro dan mikro perlu pemupukan dalam bentuk larutan yang disiramkan ke media tanam
Kebutuhan pupuk pada sistem hidroponik sama dengan kebutuhan pupuk pada penanaman sistem konvensional.

Tuesday, 3 December 2013

Pupuk Kolam Ikan

Pupuk Kolam Ikan
TON di gunakan pada saat pengolahan tanah (setelah panen sebelum isi air ) dan selama budidaya. Pada saat pengolahan lahan dilakukan dengan cara penyiraman atau penggemboran di tanah dasar kolam/tambak dengan dosis 2,5 kg per hektar bagi tambak /kolam baru atau kondisi masih baik. Untuk lahan yang rusak atau baru saja terserang penyakit, dosisnya adalah 5 kg per hektar. Selama budidaya berlangsung diaplikasikan melalui penyiraman ke air kolam/tambak dengan dosis 1 kg per hektar, di mulai umur 20 hari dan di ulang tiap 15 hari sekali .

Saturday, 13 July 2013

Cara Pemberian Pakan Ikan

Cara Pemberian Pakan Ikan
1. setiap 1 Tutup Viterna (campuran Viterna, Poc Nasa & Hormonik) diberi air 1 gelas. diaduk-aduk
2. campuran no. 1 dicampurkan dengan pakan + 3-5 kg. diaduk-aduk
3. dikeringkan (diangin-anginkan) selama 15-30 menit ( sebaiknya tidak dijemur matahari langsung)
4. Pakan ditebarkan merata diatas kolam. (sebaiknya pakan dikolam tidak tersisa dimakan ikan)


Friday, 12 July 2013

Penyakit Ikan

Penyakit Ikan
Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Adanya penyakit ikan erat hubungannya dengan lingkungan dimana ikan itu berada.
GEJALA UMUM GANGGUAN PENYAKIT IKAN:
1. Ikan sering berenang di permukaan air dan terlihat terengah-engah (megap-megap)
2. Untuk jenis ikan yang sering berkelompok, maka ikan yang tidak sehat akan memisahkan diri dan berenang secara pasif
3. Ikan berenang oleng dan loncat-loncat tidak teratur
4. Adanya tanda-tanda tertentu pada tubuh ikan, misalnya bercak merah, bercak putih, bisul atau adanya jamur
5. Insang terlihat pucat
PENCEGAHAN PENYAKIT IKAN :
1. Perbaikan lingkungan kolam
    a. Pengeringan dan penjemuran kolam dilakukan secara periodik 4 – 5 bulan atau setelah ikan dipanen
    b. Pengapuran kolam dengan dosis 10 – 20 gram kapur tohor per m2.
2. Pemberantasan hama dengan larutan PK 20 ppm untuk kolam yang tidak ada ikannya selama 1 hari
3. Pembuatan bak saringan pengendapan air
4. Meningkatkan daya tahan tubuh ikan
5. Perawatan Kesehatan Ikan
BEBERAPA PENYEBAB PENYAKIT IKAN DAN PENGOBATANNYA:
1. Jamur
    Tanda-tanda :
     - Tubuh ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas
     - Serangan pada telur dapat menghambat pernapasan sehingga menyebabkan telur mati/tidak menetas
     Pengobatan :
     - Ikan direndam dalam larutan Malachite Green 2–3 ppm selama 30-60 menit
     - Bagian yang terserang diolesi dengan PK (Kalium Permanganat) 10 ppm
     - Untuk pencegahan pada telur, kakaban, enceng gondok, ijuk direndam Malachite Green 2 ppm selama 30-60 menit
    - Dapat diulangi 2-3 kali dengan selang 3 hari
2. Penyakit Golongan Cacing
    Tanda-tanda :
     - Insang rusak, luka dan timbul perdarahan
     - Sirip ikan menguncup, bahkan kadang terjadi kerontokan pada sirip ekor
     - Ikan menggosok-gosokkan badannya ke dasar kolam atau benda kerat lainnya
     - Kulit menjadi berlendir dan berwarna pucat
     Pengobatan :
     - Ikan direndam dalam larutan formalin teknis (Formalin 40%) 250 ml dalam 1 m3 air selama 15 menit
     - Direndam dalam larutan Methylen Blue 3 ppm selama 24 jam
     - Direndam dalam larutan Malachite Green 2-3 ppm selama 30-60 menit
3. Penyakit Golongan Bakteri
    Tanda-tanda:
    - Ikan lemah bergerak lambat, bernafat megap-megap di permukaan air
    - Warna Insang pucat dan warna tubuh berubah gelap
    - Terdapat bercak-bercak merah pada bagian luar tubuhnya dan kerusakan pada sirip, insang dan kulit
    - Mula-mula lendir berlebihan, kemudian timbul perdarahan
    Pengobatan :
    - Ikan direndam dalam larutan PK 20 ppm selama 30 menit
    - Untuk ikan besar, pengobatan dapat dilakukan dengan penyuntikan dengan dosis 0,5 cc Terramycine untuk 1 kg berat ikan. Tempat penyuntikan umumnya di bagian punggung
    - Pengobatan dapat memalui makanan 1 gram atau 1 cc Terramycine dicampur dalam makanan untuk 1 kg berat ikan selama 6-10 hari
    - Direndam dalam larutan obat tetracyline dan kemicytine atau Chloramphenicol 250 gram dalam 500 liter air selama 2 jam. Pengobatan ini dapat diulangi tiap hari sekali selama 3 sampai 5 hari.

Peran produk NASA terutama pupuk TON adalah untuk menciptakan lingkungan yang baik, sehingga berbagai penyebab penyakit tersebut tidak berkembang sehingga ikan lebih sehat. Karena berbagai penyebab penyakit tersebut timbul jika lingkungan jelek/kurang mendukung

Wednesday, 10 July 2013

Air Kolam ikan

Air Kolam ikan yang Ideal
Gas amoniak adalah senyawa hasil dekomposisi / penguraian bahan organik. Amoniak juga dikeluarkan oleh mahluk hidup di air melalui proses ekskresi / pengeluaran kotoran. terdapat dua amoniak yaitu amoniak bebas (NH3) yang beracun dan amoniak ion (NH4+) yang tidak beracun. Agar tidak beracun maka amoniak bebas harus dirubah menjadi senyawa nitrat (NO3-) dan nitrit (NO2). Proses perubahan itu disebut nitrifikasi yang memerlukan syarat diantaranya tingginya kadar oksigen di air.
Penggunaan TON akan memperlancar proses tersebut karena TON dapat menjaga tingginya kadar Oksigen di air, Sehingga air untuk budidaya selalu ideal untuk kehidupan ikan atau udang.

Tuesday, 9 April 2013

Bisnis Ikan yang menguntungkan

Bisnis Ikan yang menguntungkan

            Salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap tingkat keuntungan  perikanan yang dipanen, angka kematian dan efisiensi pakan. Jumlah panen dan efisiensi pakan yang tinggi, angka kematian yang rendah pada ikan, maka keuntungan yang akan diperoleh petani ikan semakin tinggi pula. Demikian pula sebaiknya, semakin tinggi angka kematian, semakin rendah jumlah ikan yang dipanen  maka keuntungan petani ikan pun akan semakin berkurang, bahkan tidak sedikit yang mengalami kerugian bahkan membawa pada kebangkrutan usaha.
            Jumlah panen yang rendah dan angka kematian yang tinggi pada ikan dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti bibit yang kurang baik kualitasnya, serangan penyakit, kebersihan dan sanitasi kolam yang kurang terjaga, kesalahan manajeman pemeliharaan, pakan yang kadaluarsa dan beberapa faktor lainnya. Oleh karena itu para petani ikan diharapkan dapat melaksanakan panca usaha peternakan, yaitu : pemilihan bibit yang baik, pemberian pakan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan ikan, pencegahan dan pengendalian penyakit yang kontinyu, perawatan kebersihan atau sanitas kolam yang baik, peralatan kolam yang selalu teraratur dibersihkan, dan perencanaan pemasaran yang tepat.
            PT. NATURAL NUSANTARA sebagai salah satu institusi swasta yang bergerak di bidang Agrokomplek khususnya di sektor perikanan memberikan solusi untuk memaksimalkan pertumbuhan ikan, menekan angka kematian serta meningkatkan efisiensi pemberian pakan pada ikan terutama pada pengoptimalan pertumbuhan dan kesehatan ikan sehingga diperoleh ikan  yang pertumbuhannya cepat dan sehat.
KESAKSIAN PENGGUNAAN PRODUK NASA

Komoditas Peternak Lokasi Produksi Tambahan keuntungan Produk NASA Jumlah ternak
Sebelum Sesudah
Udang Galah Priyo Sleman, DIY Panen umur 90 hari : 75 kg
Konsumsi Pakan : 225 kg
Panen umur 90 hari : 83 kg
Konsumsi Pakan : 175 kg
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Angka kematian hanya 100 ekor sampai umur 54 hari
TON, POC NASA, VITERNA 5.000 ekor
Luas lahan :
400 m2

Udang Windu H. Syafiq Kendal, Jawa Tengah Jarang berhasil atau panen Panen 2 kuintal dari tebar udang 20.000 ekor dengan size 25, 30 dan 40 Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
TON, POC NASA 20.000 ekor
Luas lahan :
3000 m2

Lele Zainudin Magelang, Jawa Tengah Konsumsi Pakan 35.000 ekor : 52,5 zak
Angka kematian > 10%
Konsumsi Pakan 35.000 ekor : 35 zak
Angka kematian < 3%
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
TON, VITERNA,
POC NASA, Hormonik
35.000 ekor
Lama pemeliharaan : 50 hari dari size 3-5

Gurami Suhardi Martono Bantul, DIY Angka kematian : 50% Angka kematian :
< 10%
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Daging lebih padat dan kuat
VTN, POC NASA, Hormonik 10.000 ekor
Size : 2-3 cm
Luas lahan :
421 m2

Patin Sabri Banjar, Kalsel Panen : 6000 ekor
Bobot saat umur
 7 bulan baru mencapai 8 ons
Panen : 8000 ekor
Bobot saat umur
 7 bulan sudah mencapai 10 ons (1 kg)
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Daging lebih padat dan kuat
Pertumbuhan lebih seragam
VITERNA,
 POC NASA,
10.000 ekor
Luas lahan :
340 m2

Ikan hias H. Barus Deli Serdang, Sumatera Utara Baru bisa panen setelah 3 bulan dipelihara Sudah bisa dipanen setelah 2 – 2,5 bulan dipelihara Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Hasil meningkat 15-20%
Angka kemtian turun dari 100%

TON,
VITERNA
2.000 ekor


Bandeng H. Achmad Saifudin Kerawang, Jawa Barat Kepadatan ikan :
4.000 – 5.000 ekor/ha
Kepadatan ikan :
7.000 ekor/ha
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Panen : 20 ton /ha
TON,
VITERNA
POC NASA,
5.000 ekor
Luas lahan :
15 ha
Pemeliharaan : 5 bulan

Kepiting/Sangkak Saparida Lubis Langkat, Sumatera Utara Peningkatan bobot hanya 65-75 kg
Angka kematian :
5-10%
Peningkatan bobot
95 kg
Angka Kematian :
0-5%
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
VITERNA
POC NASA, HORMONIK
6.000 ekor

Ikan Emas Sukanto Tanggamus, Lampung Produksi ikan selama 40 hari : 8,5 kuintal Produksi ikan
selama 40 hari : 10 kuintal
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
TON,
VITERNA
6.000 ekor
Luas lahan :
2.500 m2
Pemeliharaan : 40 hari

Nila Muhammad Arsyad Banjar, Kalsel Angka kematian : 50 %
Panen 1 kg isi 4 ekor butuh waktu 3,5 bulan


Angka kematian : 15 %
Panen 1 kg isi 4 ekor waktunya hanya
2,5 bulan
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan cepat,
Penghematan pakan : 12 jala hanya butuh 120 zak

VITERNA
POC NASA, HORMONIK
7.000 ekor
Umur : 2 bulan
Luas lahan :
2.500 m2
Pemeliharaan : 40 hari
Dengan sistem Keramba Jaring Apung

Pembenihan lele Tahmid Bantul, DIY Pemeliharaan
1 minggu hanya menghasilkan
1 ukuran  (size 2-3)
Induknya menghasilkan telur 50.000 bibit telur
Pemeliharaan
 1 minggu menghasilkan
2 ukuran  (size 2-3 dan 3-5)
Induknya menghasilkan telur 70.000 bibit telur
Nafsu makan meningkat,
Pertumbuhan lebih cepat
Angka kematian kecil
POC NASA,
HORMONIK
Jumlah kolam : 10 unit
Ukuran kolam pembenihan : 3 x 3 meter
Jenis Induk : Paiton
Jenis Pejantan :
Sangkuriang